[Urban Legend] Teke Teke

Posted by : Emanuel
Sabtu, 03 Mei 2014

Teke Teke (テケテケ?) adalah legenda urban Jepang mengenai wanita muda (atau gadis sekolah) yang jatuh di atas rel dan tubuhnya terpotong jadi dua karena ditabrak kereta api yang melintas. Setelah menjadi hantu penasaran, ia membawa sebilah sabit atau gergajidan berjalan dengan memakai tangan atau sikunya, dan gerakan tubuhnya saat diseret berbunyi "teke teke". Jika Teke Teke menjumpai seseorang di malam hari dan orang itu tidak cukup cepat untuk berhasil kabur, maka Teke Teke akan memotongnya menjadi dua bagian seperti keadaan tubuh Teke Teke itu sendiri.

Legenda

Di suatu malam, saat seorang siswa dalam perjalanan pulang dari sekolah, ia melihat sesosok gadis cantik bersandar di suatu jendela ruang kelas dengan kedua siku tampak menopang tubuhnya. Mereka saling menatap dan tersenyum selama beberapa saat. Siswa tersebut heran dengan kehadiran gadis cantik itu karena gadis itu berada di sekolah khusus lelaki. Sebelum siswa tersebut berpikir lebih jauh, gadis tersebut melompat dari jendela dan tampak bahwa bagian bawah tubuhnya tidak ada. Siswa tersebut tercengang melihatnya dan sebelum ia berhasil kabur, gadis itu memotong tubuhnya menjadi dua bagian.

Legenda lain menyebutkan Tek Tek atau Teke-Teke adalah sebuah cerita tentang seorang gadis muda yang terjatuh di atas rel kereta api kemudian badannya terbelah dua karena terlindas oleh kereta api yang berlaju kencang. Hantu ini mempunyai keinginan balas dendam yang sangat besar, dia selalu membawa sabit besar yang tajam dan ia berjalan dengan kedua lengannya sambil menyeret badan bagian atas, jika ia mengejar korbannya ia berlari dengan sangat cepat menggunakan sikunya. Setiap kali dia bergerak dia mengeluarkan suara "teke-teke-teke". Banyak yang menganggap hantu teke teke adalah Kashima Reiko yang mencari kakinya.
Ada sebuah kisah tentang teke-teke yg cukup populer di kalangan anak sekolah di Jepang. Ada seorang anak muda yang meninggalkan sekolah. Lalu ia mendengar suara di belakangnya. Ketika dia melihat ke belakang, ia melihat seorang gadis cantik duduk di jendela. Gadis itu memiliki tangan ditaruh di atas ambang jendela dan hanya menatap dia. Dia bertanya-tanya mengapa ia ada di sana, "karena semua anak sekolah".
Ketika dia melihat kembali, gadis itu tersenyum dan memeluk dirinya sendiri sehingga ia memegang siku. Lalu tiba-tiba, ia melompat keluar jendela dan mendarat di tanah di luar. Anak itu menyadari dengan ngeri, bahwa dia kehilangan bagian bawah tubuhnya.

Ia berjalan ke arahnya, mencakar di tanah dan berjalan pada siku membuat suara tek-tek-tek-tek-tek. Anak itu penuh dengan teror dan jijik. Dia berusaha lari, tapi ia membeku di tempatnya. Dalam hitungan detik, dia ada di dekatnya dan hantu teke-teke mengeluarkan sabit dan melukai dia, membuatnya menjadi satu sendiri.

Teke-teke juga dikenal sebagai "bata-bata" atau "Gadis yang berlari dengan sikunya."Anak-anak paling sering menceritakan kisah ini, mereka memperingatkan satu sama lain tentang Teke-Teke. Mereka mengatakan dia mengeluarkan sabit yang tajam ketika ia melihatmu, dan dia akan memotongmu menjadi dua bagian. Sekarang kebanyakan anak-anak di Jepang bergegas pulang sebelum senja hari karena mereka takut untuk bertemu dengan teke-teke.


0 komentar:

Catatan:
> Berkomentar sesuai dengan artikel post
> Jangan menyertakan link aktif di komentar
> Jangan sungkan untuk bertanya, atau memberi kritik/saran

Copyright © 2012 FEAR AREA | Another Theme | Designed by Johanes DJ