Pokemon memiliki banyak seri game yang masih terus dikembangkan hingga sekarang, tapi tahukah kalian ada hal menyeramkan dari versi asli seri pertama game ini?
Siapa yang tidak kenal dengan Seri game Pokemon? game yang pertama kali dirilis tahun 1996 dengan seri pertamanya yaitu Pokemon Red and Blue ini adalah game yang sangat digemari hampir diseluruh penjuru dunia, game ini sendiri sudah meluncurkan berbagai seri hingga kini.
Tapi tahukah kalian seri pertama game ini yakni Pokemon Red and Blue yang pada awalnya hanya diproduksi di Jepang memiliki kisah menyeramkan hingga anak-anak yang memainkan game ini pada saat itu menjadi ketakutan hingga bunuh diri?
Lantas apakah yang membuatnya menakutkan?
Jika kalian pecinta game Pokemon atau setidaknya pernah memainkannya pasti kalian tahu jika ada banyak kota dalam game ini yang akan kalian lewati saat bermain game ini, salah Satunya adalah "Lavender Town", dan di kota itulah ketakutan yang disebut Lavender Town Syndrome itu berawal.
Kenapa Lavender Town bisa begitu menakutan saat itu?
Semua tahu Lavender Town tepatnya di "Pokemon Tower" adalah tempat dimana semua pokemon mati dimakamkan, karena itu lagu latar untuk kota ini dibuat sedemikian rupa agar menimbulkan kesan mengerikan.
Tapi tahukah kalian beberapa orang khusnya anak kecil yang mendengarkan melody dari Lavender Town mengalami mimisan,sakit kepala bahkan kematian. Dilaporkan bahwa lebih dari 200 anak mencoba bunuh diri dikarenakan tak sanggup menahan sakit yang mereka rasakan (kebanyakan dari mereka mencoba melompat dari jandela apartemen mereka), tapi menurut saksi bukan hanya sakit saja yang dirasakan melainkan halusinasi hebat dimana orang itu merasa selalu diawasi hingga menyebabkan penderitanya paranoid bahkan menjadi gila dan akhirnya memutuskan bunuh diri.
Setelah itu dilakukan eksperimen dan akhirnya ditemukan ternyata penyebab semua itu adalah didalam melody Lavender Town, terdapat 3 nada yang sangat tinggi yang dapat merusak pendengaran,bahkan menimbulkan gangguan pada sistem kerja otak,dimana nada ini hanya dapat didengar oleh anak anak. Dari sebuah mesin analisipun ditemukan dari lagu lavender town tersebut terselip sebuah suara yang mengatakan " GET OUT".
Setelah Kejadian itu dan banyaknya keluhan yang masuk akhirnya "Game Freak" selaku developer dari game ini menarik kembali game ini dari pasaran, dan pada akhirnya setelah melakukan sedikit perubahan pada melody untuk Lavender Town akhirnya game ini dipasarkan kembali.
Penasaran seperti apa melody tinggi yang menyebabkan banyak korban berjatuhan itu?
silahkan kalian play video yang sudah admin sediakan
(usia 17 tahun keatas kemungkinan tidak akan mengalami efek seperti diatas)


0 komentar:
Catatan:
> Berkomentar sesuai dengan artikel post
> Jangan menyertakan link aktif di komentar
> Jangan sungkan untuk bertanya, atau memberi kritik/saran